Di broadcast bbm sama temen, nawarin bisnis MLM yang katanya
gak pake
TUPO, gak perlu
merekrut, gak ada target penjualan,
gak perlu bayar biaya tahunan, keanggotaan berlaku seumur hidup.
Terus saya tanyaa..
"mba bisnisnya ini modal daftarnya berapa? cara kerjanya gimana?"
Dengan semangat dan full emoticon dia menjawab..
"Yaa mba ello kan juga pebisnis ya, seperti bisnis pada umumnya
kan butuh modal, hanya perlu membayar sekian juta nanti dapet produk juga.
Produk ini mau mba pake untuk diri sendiri lebih bagus,
atau mau di bagi manfaatnya juga lebih baik"
Terus saya tanya lagi..
"kalo namanya bisnis saat kita investasi, kan kita mau modal sekian juta itu BEP,
dapat dari mana kalo gak berjualan dan merekrut"
dia jawab lagi..
ya mba tinggal ajak lagi orang untuk bergabung dan
membeli paket seperti waktu mba bayar saat gabung.
=============================================
Nah yang jadi pemikiran sayaa..
katanya di awal gak perlu merekrut, juga gak perlu berjualan..
terus bagaimana cara supaya modal yang jutaan itu bisa balik?
Wah bisnis kayak gini ini nih yang namanya bisnis penipuan
bisnis money game berkedok MLM.
SSDN alias Same Sh*t Different Name
Sementara kan kalo bisnis MLM itu kan berjenjang,
alias orang mengajak orang lain juga untuk melakukan hal yang sama,
dengan tujuan akhirnya adalah PASSIVE INCOME,
alias penghasilan yang akan terus datang bahkan saat orangnya sudah tidak berkerja.
masalahnya di Indonesia dengan jumlah penduduk yang rata-rata masih berkemampuan menengah kebawah, dan daya belinya masih rendah.. syukur-syukur produk yang di jual adalah kebutuhan rumah tangga.
Nah kalo orang yang biaya belinya masih rendah di ajakin bisnis yang di todong jutaan rupiah kira-kira apa orang mau langsung gabung ya?
kira-kira apa modal yang sekian juta itu bisa cepat balik ya?
aakh saya mah mending pilih bisnis yang modal kecil,
tapi semua orang bisa gampang menduplikasi,
daripada modal besar tapi cara mendapatkan penghasilan caranya tidak benar.
Jadi bisa di pastikan bisnis dengan sistem piramida sudah pasti
tidak akan bertahan lama deh,
karena hanya menguntungkan yang sudah duluan gabung.
Padahal supaya bisnis ini kuat dan stabil, sebagai seorang leader,
kita juga harus memikirikan bagaimana kesuksesan orang-orang yang ada di jaringan kita,
masak mau dadah-dadah aja sama orang yang di bawah
gak mikirin bagaimana caranya supaya mereka juga ikut merasakan sukses.
Bagaimana menurut kamu?